BREAKING NEWS

Adolf Hitler, Pemimpin Nazi Jerman yang Memicu Perang Dunia II di Eropa

Sumber Foto: Wikimedia Commont


UNGKIT.COM - Adolf Hitler (20 April 1889–30 April 1945), pemimpin (bahasa Jerman: führer) Nazi Jerman yang memicu Perang Dunia II di Eropa dan melakukan genosida (holocaust) terhadap jutaan orang.

Hitler secara resmi menyebut dirinya der Führer und Reichskanzler (Pemimpin dan Kanselir Reich) setelah kematian Presiden Paul von Hindenburg tahun 1934, serta penggabungan jabatan Reichspräsident dan Reichskanzler.

Diktator Jerman era Nazi ini memimpin negara tersebut dari tahun 1933 hingga 1945. Dia dikenal karena kebijakan-kebijakan yang ekstrem dan kejam, dari pembantaian orang-orang Yahudi dan kelompok minoritas lainnya di Jerman, hingga melakukan perang besar-besaran yang dilakukannya selama Perang Dunia II.

Masa Kecil dan Remaja Hitler

Adolf Hitler lahir tanggal 20 April 1889 di Gasthof zum Pommer, sebuah penginapan di Salzburger Vorstadt 15, Braunau am Inn, Austria-Hungaria. Ia anak keempat dari enam bersaudara dari pasangan Alois Hitler dan Klara Pölzl (1860–1907).

Keluarga mereka pindah ke Passau, Jerman, saat Hitler berusia tiga tahun. Tahun 1894, keluarga mereka pindah lagi ke Leonding (dekat Linz), dan pada Juni 1895, Alois menetap di sebuah lahan kecil di Hafeld, dekat Lambach, tempat ia bertani dan beternak lebah. Pada tahun 1897 mereka pindah ke Lambach.

Masa remaja Hitler berada di Wina dan Munich. Saat Perang Dunia I pecah, Hitler penduduk kota Munich dan dengan sukarela berdinas di Angkatan Darat Bayern sebagai warga negara Austria. Dia ditempatkan di Resimen Infanteri Cadangan Bayern 16 (Kelompok Resimen ke-1).

Saat itu, Hitler berperan sebagai pengirim berita di Front Barat di Prancis dan Belgia, menghabiskan nyaris separuh waktunya di belakang garis depan. Ia terlibat dalam Pertempuran Ypres Pertama, Pertempuran Somme, Pertempuran Arras, dan Pertempuran Passchendaele, dan sempat terluka di Somme.

Selama berdinas di kantor pusat, Hitler mengembangkan bakat seninya dengan menggambar kartun dan instruksi untuk surat kabar angkatan darat. Pada Pertempuran Somme bulan Oktober 1916, ia terluka di bagian paha atau betis kiri oleh granat yang meledak di parit pengirim berita. Hitler menghabiskan hampir dua bulan di rumah sakit Palang Merah di Beelitz, lalu kembali ke resimennya pada 5 Maret 1917.

Tanggal 15 Oktober 1918, Hitler buta sementara akibat serangan gas mustar dan terpaksa diinapkan di rumah sakit Pasewalk. Di sana, Hitler mengetahui kekalahan Jerman, dan setelah mendapatkan berita tersebut, ia mengaku buta kembali.

Bergabung dengan Partai dan Ketua Partai Nazi

Hitler pulang ke Munich setelah Perang Dunia I. Tanpa pendidikan formal dan prospek karier, ia mencoba bertahan di AD selama mungkin. Pada Juli 1919, ia ditunjuk sebagai Verbindungsmann (agen intelijen) untuk sebuah Aufklärungskommando (komando mata-mata) milik Reichswehr untuk memengaruhi tentara lain dan menyusup ke Partai Pekerja Jerman (DAP).

Ketika mengawasi aktivitas DAP, Hitler tertarik pada pemikiran sang pendiri partai, Anton Drexler, yang antisemit, nasionalis, antikapitalis, dan anti-Marxis. Drexler menyukai pemerintahan aktif yang kuat, versi sosialisme non-Yahudi, dan solidaritas kalangan masyarakat.

Terpukau oleh kemampuan pidato Hitler, Drexler mengundangnya untuk bergabung dengan DAP. Hitler menerima tawaran tersebut pada 12 September 1919 dan menjadi anggota partai ke-55.

Untuk meningkatkan daya tariknya, DAP mengubah namanya menjadi Nationalsozialistische Deutsche Arbeiterpartei (Partai Pekerja Jerman Sosialis Nasional – NSDAP), atau lebih sering disingkat dengan Nazi. Hitler merancang bendera swastika di dalam lingkaran putih berlatar belakang merah untuk partai ini.

Bulan Maret 1920, Hitler keluar dari AD dan mulai bekerja purnawaktu untuk NSDAP. Dia segera menjadi terkenal karena pidatonya melawan Perjanjian Versailles, politisi saingannya, Marxisme dan Yahudi. Pada 1921, Hitler terpilih sebagai ketua partai Nazi.

Jerman mulai terisolasi secara diplomatis pada Mei 1933. Untuk membalikan keadaan, pada awal tahun berikutnya, dia menarik Jerman dari Liga Bangsa-Bangsa dan dan Konferensi Pelucutan Senjata Dunia, serta memulai militerisasi negara itu untuk mengantisipasi rencana penaklukannya.

Sumber Foto: Life

Tanggal 1 September 1939, Jerman menyerbu Polandia barat dengan alasan klaimnya terhadap Kota Bebas Danzig dan haknya atas jalan ekstrateritorial melintasi Koridor Polandia ditolak, yang telah diserahkan Jerman sesuai Perjanjian Versailles.

Merespon tindakan ini, Britania Raya dan Prancis menyatakan perang terhadap Jerman pada tanggal 3 September 1939. Prancis dan Britania segera bertindak sesuai pernyataan mereka, dan pada 17 September, pasukan Soviet menyerbu Polandia timur.

Hitler mulai memusatkan militernya di perbatasan barat Jerman, dan pada April 1940, pasukan Jerman menyerbu Denmark dan Norwegia. Bulan Mei 1940, Jerman menyerang Prancis, dan menduduki Luksemburg, Belanda, dan Belgia. Kemenangan tersebut memaksa Mussolini membawa Italia bergabung dengan Hitler pada 10 Juni. Sementara Prancis menyerah tanggal 22 Juni.

Britania, yang tentaranya dipaksa meninggalkan Prancis melalui laut dari Dunkirk, terus berperang bersama jajahan Britania yang lain pada Pertempuran Atlantik. Hitler menawarkan perdamaian kepada pemimpin Britania Raya yang baru, Winston Churchill, dan setelah ditolak ia memerintahkan serangan pengeboman ke Britania Raya.

Rencana invasi Hitler ke Britania Raya dimulai dengan serangkaian serangan udara pada Pertempuran Britania terhadap sejumlah pangkalan udara dan stasiun radar Angkatan Udara Kerajaan (RAF) di Inggris Tenggara. Sayangnya, Luftwaffe Jerman tidak mampu mengalahkan Angkatan Udara Kerajaan.

Di akhir Oktober, Hitler menyadari bahwa superioritas udara untuk invasi Britania—Operasi Sea Lion—tidak dapat diraih, lalu ia melancarkan serangan udara malam terhadap kota-kota di Britania, termasuk London, Plymouth, dan Coventry.

Tanggal 27 September 1940, Pakta Tiga Pihak ditandatangani di Berlin oleh Saburō Kurusu dari Kekaisaran Jepang, Hitler, dan menteri luar negeri Italia Ciano, kemudian meluas hingga Hungaria, Rumania, dan Bulgaria, sehingga memperkuat kekuatan Poros.

Upaya Hitler dalam mengintegrasikan Uni Soviet dengan blok anti-Britania gagal pasca pertemuan buntu antara Hitler dan Molotov di Berlin pada bulan November, kemudian ia meminta semua pihak bersiap untuk invasi besar-besaran ke Uni Soviet.

Saat musim semi 1941, aktivitas militer di Afrika Utara, Balkan, dan Timur Tengah mengalihkan Hitler dari rencananya di kawasan timur. Bulan Februari, pasukan Jerman tiba di Libya untuk memperkuat keberadaan pasukan Italia di sana.

Bulan April, Hitler melancarkan invasi Yugoslavia, yang tidak lama kemudian diikuti dengan invasi Yunani. Bulan Mei, pasukan Jerman dikirim untuk membantu pasukan pemberontak Irak memerangi Britania dan menyerbu Kreta.

Jelang Kekalahan Nazi Jerman

Tanggal 22 Juni 1941, melawan pakta non-agresi Hitler–Stalin, 5,5 juta tentara Poros menyerbu Uni Soviet. Dalam invasi ini, Jerman berhasil mencaplok wilayah yang cukup luas, termasuk beberapa republik Baltik, Belarus, dan Ukraina Barat.

Setelah keberhasilan Pertempuran Smolensk, Hitler memerintahkan Grup Angkatan Darat Tengah menghentikan lajunya ke Moskwa dan sementara mengalihkan grup Panzernya ke utara dan selatan untuk membantu pengepungan Leningrad dan Kiev.

Keputusan Hitler ini menciptakan krisis besar di kalangan petinggi militer. Sebab, para jenderal tidak setuju dengan perubahan target tersebut. Jeda yang diambil Hitler pada akhir musim panas memberikan kesempatan Angkatan Darat Merah memobilisasi cadangan-cadangan baru.

Tanggal 7 Desember 1941, Jepang menyerang Pearl Harbor, Hawaii. Empat hari kemudian, Hitler secara resmi menyatakan perang melawan Amerika Serikat. Pada akhir 1942, pasukan Jerman kalah dalam pertempuran El Alamein kedua, menggagalkan rencana Hitler merebut Terusan Suez dan Timur Tengah.

Bulan Februari 1943, penolakan Hitler yang berulang-ulang terhadap penarikan mereka dari Pertempuran Stalingrad mengakibatkan kehancuran total Angkatan Darat ke-6. Tercatat lebih dari 200.000 tentara Poros gugur dan 235.000 lainnya ditawan. Hanya sekitar 6.000 di antaranya yang pulang ke Jerman setelah perang. Setelah itu, terjadi kekalahan mutlak pada Pertempuran Kursk.

Pasca invasi Sekutu ke Sisilia tahun 1943, Mussolini digulingkan oleh Pietro Badoglio, yang menyerah kepada Sekutu. Sepanjang tahun 1943 dan 1944, Uni Soviet pelan-pelan memaksa pasukan Hitler mundur di sepanjang Front Timur. 

Tanggal 6 Juni 1944, pasukan Sekutu Barat mendarat di Prancis utara dalam salah satu operasi amfibi terbesar sepanjang sejarah, Operasi Overlord.

Di akhir tahun 1944, baik Angkatan Darat Merah dan Sekutu Barat sedang menyerbu masuk Jerman. Mengetahui kekuatan dan kegigihan Angkatan Darat Merah, Hitler memutuskan memakai sisa tentara cadangannya untuk melawan tentara Amerika Serikat dan Britania yang ia anggap lebih lemah.

Tanggal 16 Desember, ia melancarkan serangan di Ardennes untuk memecah belah Sekutu Barat dan mungkin meyakinkan mereka ikut berperang melawan Soviet. Setelah serangan tersebut gagal, Hitler sadar bahwa Jerman akan kalah perang. Pada 23 April, Angkatan Darat Merah mengepung seluruh Berlin.

Pada tanggal 30 April 1945, setelah pertempuran jalanan yang sengit, ketika tentara Soviet berada satu atau dua blok dari Reichskanzlei, Hitler dan Eva Braun, wanita yang dinikahinya setelah tengah malam 29 April, bunuh diri. Braun menggigit kapsul sianida dan Hitler menembak dirinya.

Jasad mereka dibawa naik melalui pintu keluar darurat bunker ke kebun belakang Reichskanzlei yang sudah hancur, kemudian ditempatkan di sebuah kawah bom dan disiram bensin. Kedua jasad kemudian dibakar diiringi suasana pengeboman oleh Angkatan Darat Merah.

Berlin jatuh tanggal 2 Mei 1945. Lima hari kemudian, pada 7 Mei 1945, Jerman menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. Kekalahan Hitler menandai berakhirnya dominasi Jerman dalam sejarah Eropa dan kekalahan fasisme. (*)

Dilarang keras mengambil konten (teks/tulisan, visual foto, gambar, ilustrasi, audio dan video) di website ini tanpa izin tertulis dari UNGKIT.COM. Siapa saja diperbolehkan menyalin link atau membagikan (share) konten UNGKIT.COM.
Post a Comment