Objek-objek Wisata Pulau dan Pantai Populer di Pesawaran, Wajib Dikunjungi
Smallest Font
Largest Font
![]() |
| Ilustrasi/Foto: Google Gemini/UNGKIT.COM |
UNGKIT.COM - Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, yang wilayahnya didominasi daerah berbukit-bukit dan bergunung-gunung, serta sebagian kecil wilayah pesisir dan dataran rendah, memiliki keindahan alam berupa objek wisata bahari yang mempesona.
Wilayah pesisir Kabupaten Pesawaran, terutama di Kecamatan Padangcermin, Teluk Pandan, dan Punduh Pidada terkenal memiliki banyak destinasi wisata pulau dan pantai.
Berikut objek-objek wisata pulau dan pantai populer di Kabupaten Pesawaran yang banyak dikunjungi wisatawan.
Pulau Wayang
Pulau Wayang, yang masuk dalam gugusan kepulauan di sekitar Teluk Lampung dan dekat dengan kawasan wisata Pulau Pahawang ini, menampilkan tebing batu eksotis mirip Raja Ampat.
Jarak darat dari Kota Bandarlampung menuju Dermaga Ketapang titik penyeberangan utama ke Pulau Wayang sekitar 25 kilometer dengan waktu tempuh darat sekitar 1 hingga 2 jam perjalanan.
Dari dermaga dilanjutkan pejalanan laut naik perahu nelayan atau speedboat menuju lokasi pulau selama 1 hingga 2 jam, tergantung kondisi cuaca. Total waktu secara keseluruhan perjalanan dari Kota Bandarlampung ke Pulau Wayang sekitar 2,5 hingga 4 jam sekali jalan.
Sedangkan, jarak dari Pelabuhan Bakauheni ke Pulau Wayang sekitar 168 kilometer dengan waktu tempuh berkisar 4 jam 30 menit menggunakan kendaraan darat, dilanjutkan penyeberangan kapal di Dermaga Ketapang dan menuju ke pulau.
Usaha kamu untuk mencapai pulau ini tidak sia-sia. Pengunjung yang datang akan disuguhkan dengan pesona alam pulau yang indah, hamparan pasir putih yang halus, serta gugusan batuan yang dihiasi pepohonan hijau.
Pastinya, sebagai salah satu destinasi wisata bahari yang berada di Kabupaten Pesawaran, pulau ini dikenal dengan panorama laut biru yang jernih dan keeksotisan pulaunya.
Selain menikmati pesona alamnya, pulau yang dikenal sebagai Raja Ampat"-nya Lampung ini cocok untuk berfoto instagramable, snorkeling, diving, menikmati matahari tenggalam hingga memancing.
Bahkan, bila beruntung, tak jauh dari Pulau Wayang, tepatnya di perairan Teluk Kiluan, pengunjung dapat menyaksikan lomba-lumba liar berenang bebas di pagi maupun sore hari.
Pulau Kelagian
Pulau Kelagian merupakan pulau tidak berpenghuni di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, yang terkenal dengan pasir putih halus dan air laut jernih bergradasi toska.
Pulau terdiri dari Kelagian Besar dan Kelagian Kecil yang berada di Desa Gebang, Kecamatan Padangcermin ini, cocok untuk berlibur membutuhkan ketenangan.
Pulau Kelagian Besar memiliki garis pantai luas dan pemandangan teluk yang indah. Sedangkan, Pulau Kelagian Kecil area yang lebih tenang dan sering dijadikan tempat bersantai serta swafoto.
Untuk menuju ke Pulau Kelagian Besar dan Pulau Kelagian Kecil berjarak sekitar 25 menit naik kapal dari Dermaga Ketapang.
Lokasi Pulau Kelagian sering jadi transit wisata dan titik briefing atau pengenalan alat sebelum menyeberang ke Pulau Pahawang.
Aktivitas yang dapat dilakukan pengunjung di Pulau Kelagian, di antaranya snorkeling dan berenang. Airnya yang jernih memudahkan pengunjung melihat terumbu karang dan ikan kecil di dasar laut.
Pulau Mahitam
Pulau Mahitam objek wisata bahari yang memiliki pantai eksotis, terletak di Desa Gebang, Kecamatan Padangcermin, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.
Sebagai salah satu destinasi wisata bahari dengan tempat yang asri dan indah di Pesawaran ini, Pulau Mahitam terkenal dengan keunikan jalan pasir timbul yang menyambungkan daratan saat air surut.
Untuk menuju ke lokasi objek wisata itu, jarak dari Kota Bandarlampung sekitar 1 jam perjalanan darat, dengan titik awal penyeberangan di Dermaga Ketapang.
Menuju pulau, pengunjung terlebih dahulu naik perahu sewaan atau berjalan kaki melewati pasir timbul saat air laut surut.
Pemandangan laut terbelah dua di Mahitam menjadi salah satu yang diburu para pengunjung. Waktu seperti inilah yang dianggap waktu terbaik saat berkunjung di Mahitam.
Pasir putih membelah lautan dengan panorama birunya laut menjadi perpaduan apik, terutama untuk pemburu swafoto dan pecinta keindahan pulau dan pantai.
Banyaknya pohon kelapa di pulau tersebut menambah sejuk pemandangan. Kejernihan air lautnya juga cocok untuk snorkeling dan diving.
Pulau Tegal Mas
Pulau Tegal Mas kawasan wisata bahari populer di Kabupaten Pesawaran, yang sering dijuluki sebagai "Maladewa-nya Lampung", karena memiliki penginapan terapung di atas laut yang mirip dengan pemandangan di Maldives.
Pulau Tegal Mas yang elok mempesona ini terletak di Pulau Tegal, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.
Perjalanan darat dan penyeberangan dari Kota Bandarlampung ke Pulau Tegal Mas memakan waktu total sekitar 1,5 hingga 2 jam. Rute yang dilalui mulai dari Jl. Laksamana R.E. Martadinata di Telukbetung.
Dari sana, pengunjung akan melewati beberapa lokasi pantai popular, seperti Pantai Duta Wisata, Pantai Tirtayasa, Villa Gardenia, Pantai Queen Artha, dan Pantai Mutun.
Perjalanan terus berlanjut hingga tiba di kawasan Pasar Hanura, lalu belok kiri masuk ke area Pantai Sari Ringgung.
Jika dari Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, perjalanan ke Pulau Tegal Mas memakan waktu sekitar 2 hingga 2,5 jam berkendara darat.
Dari Pelabuhan Bakauheni, pengunjung naik mobil atau motor menuju dermaga penyeberangan ke Pulau Tegal Mas, seperti Pelabuhan Ketapang atau Pantai Sari Ringgung.
Jarak tempuhnya sekitar 100 kilometer via Jalan Tol Bakauheni–Terbanggibesar keluar di sekitar Bandarlampung, lalu meneruskan perjalanan lewat Jl. Laksamana R.E. Martadinata dan Jl. Way Ratai. Waktu tempuh darat sekitar 2 jam.
Sesampainya di Pantai Sari Ringgung atau dermaga sekitar, lanjutkan perjalanan dengan menyewa perahu atau speedboat yang telah disediakan pengelola di Dermaga Tegal Mas. Waktu tempuh penyeberangannya tidak lama, hanya sekitar 10 - 15 menit perjalanan.
Panorama alam yang memukau, didukung kemudahan akses menuju lokasi, menjadi alasan para pengunjung lebih memilih Pulau Tegal Mas sebagai destinasi wisata.
Pulau Tegal Mas terdapat kekayaan biodiversitas, terutama alam bawah lautnya. Di sini, pengunjung akan dimanjakan dengan keindahan berbagai biota laut, mulai dari terumbu karang, anemon, hingga berbagai jenis ikan yang menjadi penghuninya.
Bila beruntung, di sini pengunjung juga bisa menemui satwa laut eksotis lain, seperti penyu hijau (Chelonia mydas) hingga hiu sirip hitam (Carcharhinus limbatus).
Pulau Tegal Mas memiliki fasilitas lengkap, seperti watersport (kano atau kayak, banana boat, jetsky dan lainnya), penginapan hingga masjid apung.
Pulau Tanjung Putus
Pulau Tanjung Putus objek wisata bahari tersembunyi yang berada di Desa Sukarame, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.
Pulau Tanjung Putus yang dekat dengan Pulau Pahawang ini terkenal dengan keindahan bawah laut dan pantainya yang tenang, cocok untuk penyelaman (diving) dan snorkeling.
Untuk menuju ke lokasi wisata, dari Kota Bandarlampung menempuh perjalanan sekitar 85 kilometer, dengan waktu tempuh sekitar 2 hingga 3 jam menggunakan kendaraan.
Sebelum menyeberang ke pulau ini, pengunjung terlebih dahulu harus melalui Dermaga Ketapang, lalu menyewa perahu sekitar 1 jam perjalanan laut.
Pulau Tanjung Putus masih alami dan belum terlalu ramai. Air lautnya jernih, terdapat terumbu karang serta banyak ikan hias, termasuk ikan badut (clownfish).
Keindahan alam pulau dan pantai di sini menjadi daya tarik tersendiri dan sering dikunjungi wisatawan untuk berwisata.
Pulau Legundi
Pulau Legundi surga wisata bahari di Teluk Lampung, yang terletak di wilayah administratif Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.
Untuk menuju ke lokasi objek wisata ini, bisa diakses dari Kota Bandarlampung dalam waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam perjalanan darat menuju Dermaga Ketapang atau Canti.
Dari dermaga, pengunjung dapat menyeberang menggunakan perahu nelayan ke Pulau Legundi dengan estimasi waktu tempuh sekitar 60–90 menit, tergantung kondisi cuaca saat keberangkatan.
Pulau ini belum dikelola secara komersial, sehingga tidak ada tiket masuk resmi. Tetapi biasanya pengunjung hanya perlu membayar biaya sewa perahu.
Pulau Legundi menyuguhkan keindahan alam yang mempesona, mulai dari pantai berpasir putih lembut, air laut yang jernih, hingga kekayaan bawah lautnya.
Laut di sekitar pulau ini, terutama di pesisirnya memiliki kedalaman dangkal yang aman untuk aktivitas snorkeling dan diving.
Hijaunya hutan tropis yang mengelilingi Pulau Legundi membuat suasana sejuk. Desa kecil di pulau ini juga menambah kesan otentik. Pengunjung bisa merasakan langsung kehidupan masyarakat pesisir di pulau itu.
Pantainya yang berpasir putih dengan garis pantai yang bersih dan tenang cocok untuk bersantai. Suasana lingkungan pulau juga masih alami dan belum terlalu ramai wisatawan.
Pulau Pahawang
Pulau Pahawang surga wisata bahari di Teluk Lampung yang terkenal dengan keindahan terumbu karang, pasir putih, pesona kepulauan dan spot snorkeling.
Pulau Pahawang (Pahawang Island), sebuah desa di Teluk Punduh, di Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.
Untuk menuju ke lokasi objek wisata ini, dari Pelabuhan Bakauheni perjalanan darat via tol menuju Dermaga Ketapang, di Kecamatan Padangcermin, Kabupaten Pesawaran, memakan waktu sekitar 2 hingga 3 jam.
Jika perjalanan darat dari Bandarlampung atau Bandara Radin Inten II di Branti Raya, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, menuju Dermaga Ketapang di Pesawaran, sekitar 1,5 hingga 2 jam berkendara.
Dari Dermaga Ketapang, perjalanan dilanjutkan dengan menyewa perahu bermesin (perahu ketinting maupun speedboat kayu), selama sekitar 45 hingga 60 menit menuju ke Pulau Pahawang.
Daya tarik utama ke objek wisata bahari nan indah ini pemandangan bawah lautnya memiliki air yang jernih dan gugusan karang warna-warni menjadi rumah bagi banyak ikan hias.
Di gugusan itu terdapat Pulau Pahawang Besar dan Pulau Pahawang Kecil, dua pulau utama yang menawarkan pantai berpasir putih bersih dan suasana tenang.
Pahawang Besar, pulau utama yang berpenghuni. Menjadi pusat akomodasi, restoran lokal, serta tempat bersantai menikmati matahari terbenam.
Pahawang Kecil, pulau tanpa penghuni yang berada di sebelah Pahawang Besar, dengan bentangan pasir timbul (sandbar) yang indah saat air laut surut.
Di Pulau Pahawang terdapat candi dan taman laut, titik snorkeling populer untuk melihat transplantasi terumbu karang, ikan badut (nemo), dan spot foto bawah air.
Di sana juga terdapat Pulau Kelagian, pulau sekitar dengan pasir putih halus dan air laut jernih yang sering jadi lokasi singgah untuk bersantai atau berfoto.
Pulau Tangkil
Pulau yang berlokasi di Desa Sukajaya, Kecamatan Padangcermin dan berada di seberang Pantai Mutun ini, menawarkan keindahan pulau dan pantai.
Dari Pantai Mutun, menyeberang dengan naik perahu motor atau kapal nelayan hanya selama sekitar 10 menit untuk sampai di Pulau Tangkil.
Pantai Mutun
Pantai Mutun destinasi wisata keluarga populer di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Padangcermin, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.
Berjarak hanya sekitar 15 kilometer atau 1 jam perjalanan dari pusat kota Bandarlampung, pantai ini menawarkan hamparan pasir putih yang luas dan ombak yang tenang.
Fasilitas yang tersedia di Pantai Mutun, antara lain pondok wisata, area bersantai, area glamping serta kafe di kawasan pantai. Selain itu, ada juga wahana air, berupa banana boat, kano, jetski, hingga penyewaan perahu untuk menyeberang ke Pulau Tangkil.
Pengunjung tak perlu kuatir untuk berwisata ke salah satu objek wisata andalan di Provinsi Lampung ini, karena akses jalan menuju ke lokasi sudah di aspal dan di beton serta buka setiap hari.
Pantai Klara
Pantai Klara, objek wisata bahari yang berada persis dipinggir Jalan Way Ratai, Desa Gebang, Kacamatan Padangcermin, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.
Jarak dari pusat Kota Bandarlampung ke Pantai Klara sekitar 27 hingga 31 kilometer, dengan waktu tempuh sekitar 1 sampai dengan 1,5 jam berkendara. Rute yang biasa dilewati melalui Jalan Laksamana RE Martadinata, Telukbetung, lalu ke arah Jalan Way Ratai.
Sedangkan, jarak dari Pelabuhan Bakauheni ke Pantai Klara sekitar 107 kilometer, dengan waktu tempuh sekitar 2 jam 37 menit menggunakan kendaraan.
Jalur utama apabila lewat jalan tol melalui Jalan Tol Bakauheni–Terbanggibesar, keluar menuju Kota Bandarlampung, melewati Jalan Yos Sudarso, Jalan Laksamana RE Martadinata, dan lanjut ke Jalan Way Ratai di Pesawaran.
Pantai Klara, akronim atau singkatan dari Kelapa Rapat (Klara) ini, salah satu destinasi wisata pantai favorit masyarakat Lampung dan luar provinsi.
Sesuai dengan namanya, pantai itu dipenuhi dengan deretan pohon kelapa yang tumbuh berdekatan, menciptakan suasana teduh dan sejuk.
Pantainya yang indah, berpasir putih halus, air laut yang kebiru-biruan dan tenang, menjadikan tempat tersebut ideal untuk berlibur bersama teman, kelompok maupun dengan keluarga.
Di Pantai Klara, pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas, seperti mandi, berenang, bermain ditepi pantai, maupun sekedar duduk santai sembari menikmati indahnya pesisir dan pulau yang ada di sekitar pantai ini.
Pantai Klara sudah dilengkapi berbagai fasilitas, seperti pondok dipinggir pantai, warung, aneka jajanan dan souvenir, hingga kamar mandi dan bilas. (*)
Dilarang keras mengambil konten (teks/tulisan, visual foto, gambar, ilustrasi, audio dan video) di website ini tanpa izin tertulis dari UNGKIT.COM. Siapa saja diperbolehkan menyalin link atau membagikan (share) konten UNGKIT.COM.
