BREAKING NEWS

Festival Sinulog, Perayaan Keagamaan dan Budaya Terbesar di Filipina

Ilustrasi/Foto: Google Gemini/UNGKIT.COM


UNGKIT.COM - Festival Sinulog, perayaan keagamaan dan budaya terbesar di Filipina yang diadakan setiap hari Minggu ketiga bulan Januari di Kota Cebu.

Tempat-tempat lain di Filipina juga merayakan festival versi mereka sendiri untuk menghormati Santo Niño, baik di dalam Provinsi Cebu, seperti Carmen, maupun di luarnya, termasuk Tondo, Kabankalan, General Santos, Maasin, Cagayan de Oro, Butuan, Pagadian, Balingasag, dan Don Carlos.

Sinulog berasal dari kata Cebuano "sulog" yang berarti arus air, menggambarkan gerakan tari melangkah dua langkah ke depan dan satu langkah ke belakang atau gerakan tari maju-mundur yang dilakukan dengan iringan suara gendang.

Tujuan perayaan ini untuk menghormati Santo Niño (Kanak-kanak Yesus) dan memperingati awal mula masuknya agama Katolik di Filipina tahun 1521.

Rangkaian kegiatan perayaan, meliputi Misa Kudus di Basilika Minore del Santo Niño, prosesi pagi, pertunjukan tari jalanan (ritual showdown), dan pesta malam.

Parade Sinulog pertama diadakan tanggal 20 Januari 1980, diselenggarakan oleh Dávid Odilao, yang saat itu menjabat sebagai direktur regional Kementerian Pembangunan Pemuda dan Olahraga.

Saat ini, Sinulog telah pula dirayakan di sejumlah negara di komunitas Filipina, termasuk di kota-kota seperti Barcelona, ​​Spanyol, Praha, Ceko, Dresden , Jerman, Brisbane, Australia, Omaha, Nebraska, Philadelphia, Pennsylvania, dan Port St. Lucie, Florida. (*)

Dilarang keras mengambil konten (teks/tulisan, visual foto, gambar, ilustrasi, audio dan video) di website ini tanpa izin tertulis dari UNGKIT.COM. Siapa saja diperbolehkan menyalin link atau membagikan (share) konten UNGKIT.COM.
Post a Comment