Candi Gumpung, Candi Buddha Vajrayana di Kompleks Percandian Muaro Jambi
Smallest Font
Largest Font
![]() |
| Ilustrasi/Foto: Google Gemini/UNGKIT.COM |
UNGKIT.COM - Candi Gumpung salah satu candi Buddha Vajrayana yang berada dalam kawasan cagar budaya di Kompleks Percandian Muaro Jambi, Provinsi Jambi.
Candi Gumpung bagian candi paling besar yang ada di Kompleks Percandian Muaro jambi. Candi ini menjadi salah satu saksi dalam perkembangan agama Buddha di Jambi.
Candi Gumpung memiliki candi induk berukuran 17,9 x 17,3 meter dan candi perwara 9.85 x 9,75 meter. Halaman candi dibatasi dengan pagar keliling, dan pada pagar sisi timur terdapat gapura sebagai pintu masuk ke halaman candi.
Candi ini diperkirakan didirikan pada pertengahan abad ke-9 hingga awal abad ke-10 Masehi. Perkiraan pendirian Candi Gumpung didasarkan atas penelitian Boechari pada 1985 dari peripih Candi Gumpung.
Dalam pemugaran antara tahun 1982 hingga 1988, di dasar candi ditemukan inkripsi di lempengan emas, bertuliskan aksara Kawi atau Jawa Kuno yang berisikan mantera atau nama yang digunakan dalam Vajradhātu-Mandala.
Indikasi lempengan itu aksara Kawi atau Jawa Kuno dapat diketahui dari ciri huruf yang cenderung membentuk bulat, dan adanya kuncir pada huruf-huruf tertentu.
Selain lempengan emas beraksara Kawi, di sekitar candi juga ditemukan keramik asing dari China berasal dari masa Dinasti Sung. (*)
Dilarang keras mengambil konten (teks/tulisan, visual foto, gambar, ilustrasi, audio dan video) di website ini tanpa izin tertulis dari UNGKIT.COM. Siapa saja diperbolehkan menyalin link atau membagikan (share) konten UNGKIT.COM.
