Penulis Asing Paling Awal yang Menulis Deskripsi dan Tabel Aksara Lampung
Font Terkecil
Font Terbesar
![]() |
| WILLIAM MARSDEN - William Marsden, seorang penulis, orientalis, linguis, numismatis dan perintis dalam studi ilmiah mengenai Indonesia. (Sumber Gambar: Wikipedia) |
UNGKIT.COM - Deskripsi dan tabel surat Lampung atau aksara Lampung paling awal ditulis oleh penulis asing, dimuat dalam buku History of Sumatra karya William Marsden, yang dicetak dan diterbitkan di London tahun 1784.
Buku yang ditulis penulis asal Inggris ini memperkenalkan bentuk dasar aksara tradisional Lampung kepada dunia Barat untuk pertama kalinya.
Dalam buku yang ditulisnya, William Marsden memuat perbandingan sistem tulisan Sumatera, termasuk Lampung, dan menjadi rujukan awal literatur Eropa mengenai aksara Nusantara.
Siapa William Marsden?
William Marsden merupakan seorang penulis, orientalis, linguis, numismatis dan perintis dalam studi ilmiah mengenai Indonesia.
Marsden, lahir tanggal 16 November 1754, anak seorang pedagang dari Dublin. Marsden juga dididik di Dublin. Setelah mendapatkan penunjukan dinas sipil di East India Company dalam usia 16 tahun, ia dikirim ke Bencoolen (sekarang Bengkulu), Pulau Sumatera, tahun 1771.
Dia dipromosikan ke jabatan sekretaris umum pemerintah, yakni diangkat sebagai sekretaris kelautan II, kemudian naik pangkat menjadi sekretaris kelautan I.
Di Bengkulu, ia mendapatkan pengetahuan bahasa Melayu dan negeri tersebut. Setelah kembali ke Inggris tahun 1779, Marsden menulis buku History of Sumatra (1783).
Marsden pensiun tahun 1807 dengan uang tunjangan £1.500 per tahun yang dilepaskannya tahun 1831. Pada tahun 1812, ia menerbitkan Grammar and Dictionary of the Malay Language. Ini diikuti oleh terjemahan Il Milione karya Marco Polo tahun 1818.
Tahun 1834, dia mempersembahkan koleksi koin oritental kepada Museum Britania dan kepustakaan buku-buku dan manuskrip oriental kepada King's College London.
Karya-karyanya yang lain, seperti Catalogue of Dictionaries, Vocabularies, Grammars and Alphabets (1796), Numismata Orientalia (London, 1823-1825) dan sejumlah karya ilmiah tentang masalah ketimuran dalam Philosophical Transactions dan Archaelogia.
William Marsden meninggal tanggal 6 Oktober 1836 akibat apopleksia dan dimakamkan di Kensal Green Cemetery. Semasa hidupnya, ia menikah dengan Elizabeth, puteri dari sahabatnya Sir Charles Wilkins FRS, tetapi tak dikaruniai anak.
Sepeninggal dirinya, karena tak memiliki keturunan, tanah miliknya diserahkan pada keluarganya Rev. Canon John Howard Marsden. Tanggal 17 September 1838, Elizabeth, istrinya yang ditinggal, menikah dengan Kolonel William Martin Leake FRS. (*)
Dilarang keras mengambil konten (teks/tulisan, visual foto, gambar, ilustrasi, audio dan video) di website ini tanpa izin tertulis dari UNGKIT.COM. Siapa saja diperbolehkan menyalin link atau membagikan (share) konten UNGKIT.COM.
