Temuan Budaya Megalitik di Lampung, Nama Situs dan Lokasi Permukiman
Font Terkecil
Font Terbesar
![]() |
| BATU ALTAR - Batu altar datar di Taman Purbakala Pugung Raharjo, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. (Foto: Dok/Ist) |
UNGKIT.COM - Di Provinsi Lampung banyak ditemukan peninggalan megalitikum. Secara terperinci, temuan-temuan budaya masa megalitik di Lampung tersebar di sejumlah kabupaten.
Di Kabupaten Lampung Barat terdapat Situs Batu Brak, Situs Batu Jagur, Situs Batu Tameng, Situs Telaga Mukmin, Situs Batu Jaya, Situs Cabang Dua, Situs Kenali atau Situs Batu Kepampang (Kepappang), Situs Hara Kuning, Situs Batu Kenyangan, Situs Tanjung Raya, Situs Hujung Cumalagi serta Situs Si Pahit Lidah.
Kemudian, terdapat juga Situs Canguk Gaccak dan Situs Benteng Majapahit di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Situs Batu Bedil, Situs Gelombang dan Situs Batu Gajah di Kabupaten Tanggamus, Situs Pugung Raharjo, Situs Perigi dan Situs Benteng Sari di Kabupaten Lampung Timur (Lamtim).
Selain nama-nama situs dan temuan-temuannya itu masih banyak lagi peninggalan-peninggalan kepurbakalaan di Lampung, baik yang sudah terdata maupun belum tersebar di beberapa kabupaten dari ujung timur, selatan, utara, barat daya hingga di dataran tinggi di sebelah barat Lampung.
Satuan morfologi pegunungan dengan batuan-batuan beku andesit dan lahan yang subur untuk bercocok tanam nampaknya dipilih menjadi tempat permukiman penduduk purba Lampung. Pemilihan lokasi dimungkinkan juga mempunyai pertimbangan-pertimbangan geografis dan tersedianya batuan untuk megalitik.
Satuan morfologi bergelombang, lereng umumnya landai, dengan sungai berlembah serta dataran yang berair dan lembab dimanfaatkan sebagai lahan pertanian. Situs-situs megalitik di dataran tinggi, puncak bukit/gunung, lereng dan lembah yang ditemukan di wilayah barat, barat daya dan utara Lampung, membuktikan hal tersebut.
Sementara itu, dibagian timur hingga selatan Lampung yang wilayahnya didominasi dataran sedang sampai rendah, situs-situs megalitik berbahan batu justru tidak sebanyak di wilayah barat, barat daya maupun utara. Hal tersebut secara kasat mata karena kondisi alamnya yang demikian.
Di wilayah timur hingga selatan Lampung yang umumnya berada didataran sedang sampai rendah ini justru daerah yang subur untuk pertanian. Temuan arkeologi yang khas di kawasan timur Lampung, di antaranya punden berundak, batu kandang, batu berlubang sampai dengan bergores, di samping temuan-temuan lain, seperti dolmen, menhir, keramik, arca dan lainnya. (*)
