Kawasan Ini Asal Lada, Komoditas Paling Berharga dan Pemicu Perdagangan Global
Font Terkecil
Font Terbesar
UNGKIT.COM - Tanaman lada atau merica dipercaya berasal dari kawasan pesisir Malabar, India Selatan (Kerala), sekitar 2.000 Sebelum Masehi (SM). Budidaya lada telah dilakukan sejak ribuan tahun lalu oleh masyarakat kuno.
Lada menjadi komoditas paling berharga, diperdagangkan dengan harga yang sangat tinggi hingga Abad Pertengahan. Lada juga menjadi simbol kekayaan dan alat tukar serta memicu jalur perdagangan global yang menghubungkan India, Timur Tengah dan Eropa melalui pedagang China, Arab dan bangsa Eropa.
Terdapat dua spesies lada yang dibudidayakan di India saat itu, yakni lada panjang (Piper longum) di sebelah timur laut India dan lada hitam (Piper nigrum) di barat dayanya.
Lada panjang paling populer di Roma dikarenakan aromanya yang lebih kuat. Sementara, lada hitam banyak mendominasi Eropa Abad Pertengahan (Medieval) karena ketersediannya pada para pedagang.
Ada banyak catatan mengenai penggunaan lada sebagai obat di India yang berasal dari setidaknya sekitar 3000 tahun lalu. Ketika itu, lada komponen kunci dalam sistem pengobatan Ayurweda kuno, yang berfokus pada keseimbangan tubuh, pikiran dan jiwa, melalui pendekatan alami, seperti pola makan, tumbuhan obat, olahraga, yoga, meditasi, pijat dan terapi pembersihan (panchakarma) untuk mencegah penyakit.
Pengobatan Ayurveda kuno, sistem holistik di India yang memandang kesehatan secara menyeluruh (fisik, mental, spiritual), mencari keseimbangan antara energi tubuh (dosha) agar harmonis serta menggunakan bahan alami dan ritme alam semesta. (*)
