BREAKING NEWS

Lembah Sungai Indus, Peradaban Kuno di Wilayah Pakistan dan India Barat



UNGKIT.COM - Lembah Sungai Indus salah satu peradaban kuno tertua di dunia yang berkembang sekitar tahun 3300–1300 SM di wilayah Pakistan dan India barat saat ini. Peradabannya dipelopori oleh bangsa Dravida dengan dua pusat kota utamanya, yaitu Mohenjo-Daro dan Harappa.

Orang-orang Dravida atau penutur bahasa Proto-Dravida (leluhur dari Tamil, Telugu, Kannada dan Malayalam) yang diperkirakan pendiri kota kuno ini sendiri masih menjadi perdebatan dikalangan para arkeolog. 

Riwayat mereka tak dapat ditelusuri hingga sekarang. Bahasa dan aksara mereka dalam artefak-artefak yang ditemukan di sana masih sedikit yang dapat dipecahkan hingga sekarang.

Uniknya, di kota tersebut tidak ditemukan bangunan untuk kegiatan religius dan tanda-tanda sistem kasta seperti kuil-kuil dan monumen besar yang megah. 

Hal ini mengakibatkan para peneliti berspekulasi kalau masyarakat Mohenjo Daro dan Harappa peradaban yang hidup bergantung sepenuhnya pada ilmu pengetahuan (sudah meninggalkan praktik keagamaan) dan memiliki filosofi hidup yang tinggi, terlihat dari ketiadaan sistem kasta dalam hierarki sosial.

Berdasarkan dari peninggalan yang ditemukan, mereka merupakan salah satu peradaban yang sudah maju dengan adanya bukti timbangan dan ukuran yang sudah memiliki standar, ukiran cap, stempel perangko, tembikar dan telah mengenal teknik peleburan logam seperti tembaga, perunggu dan timah.

Di samping itu, Mohenjo Daro dan Harappa merupakan kota yang berkembang, banyak rumah yang memiliki sumur dan kamar mandi serta sistem saluran air bawah tanah yang kompleks.

Keruntuhan peradaban ini ditengarai disebabkan Sungai Saraswati Veda yang mengalami kekeringan pada sekitar akhir 1900 SM akibat tingkat radiasi matahari yang cukup tinggi sehingga memengaruhi curah hujan di sekitar lembah.

Perubahan iklim pada masa itu menyebabkan zaman es kecil yang mengakibatkan musim kemarau menjadi lebih kering yang berdampak negatif terhadap pertanian. Hal inilah yang membuat masyarakat peradaban tersebut pindah ke desa-desa kecil di kaki bukit Himalaya. 

Selain itu, pada saat yang sama datang peradaban Indo-Arya dengan membawa peralatan yang lebih canggih. Bangsa Indo-Arya ini ditengarai menyerang masyarakat Lembah Sungai Indus karena di sekitar bekas kota ditemukan sisa kerangka yang seolah-olah menunjukkan bukti kuat adanya penyerbuan.

Para arkeolog mengungkapkan peradaban Lembah Indus merupakan peradaban kuno paling luas yang ditemukan setelah situs peradaban Mesopotamia dan Mesir. Peradaban Lembah Indus ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO pada tahun 1980. (*)

Posting Komentar