Era Perang di Dunia Berdasarkan Perkembangan Teknologi Militer, Strategi dan Skala Konflik
Smallest Font
Largest Font
![]() |
| Ilustrasi/Foto: Google Gemini/UNGKIT.COM |
UNGKIT.COM - Di dunia ini telah banyak terjadi perang atau pertempuran, pemberontakan yang menimbulkan peperangan, serta perang-perang lainnya yang terjadi di banyak negara.
Tapi, pada umumnya sejarah perang besar di dunia terbagi ke dalam beberapa era berdasarkan perkembangan teknologi militer, strategi, dan skala konflik yang terjadi.
Era perang itu, yakni Era Kuno (Hingga Abad ke-5 Masehi), Zaman Pertengahan (Abad ke-5–15 Masehi), Era Senapan dan Bubuk Mesiu (Abad ke-16–19 Masehi), Era Perang Dunia (Paruh Pertama Abad ke-20 Masehi), Era Perang Dingin (1947–1991), dan Era Modern/Selepas Perang Dingin (1991–Sekarang).
Era Kuno (Hingga Abad ke-5 Masehi). Perang era ini mengandalkan pasukan infanteri besar, kavaleri (pasukan berkuda), kereta perang, dan senjata jarak dekat seperti tombak, pedang, dan panah, seperti Perang Yunani-Persia, penaklukan Kekaisaran Romawi, dan perang-perang di Era Mesopotamia serta Mesir Kuno.
Zaman Pertengahan (Abad ke-5–15 Masehi). Didominasi oleh sistem feodal, penggunaan kavaleri berlapis baja (ksatria), kastil sebagai pertahanan, serta mulai diperkenalkannya bubuk mesiu sederhana dan artileri awal. Contoh konfliknya Perang Salib dan Perang Seratus Tahun antara Inggris dan Prancis.
Era Senapan dan Bubuk Mesiu (Abad ke-16–19 Masehi). Ditandai dengan penggunaan senjata api genggam (senapan lontak), meriam massal, dan taktik barisan infanteri. Perang era ini seperti Perang Napoleon, Perang Saudara Amerika, dan berbagai perang kolonial di seluruh dunia.
Era Perang Dunia (Paruh Pertama Abad ke-20 Masehi). Karakteristik perang era ini, yakni perang industri skala masif yang melibatkan teknologi modern, seperti tank, pesawat tempur, kapal selam, senjata kimia, hingga bom atom.
Contoh konflik Era Perang Dunia, yaitu Perang Dunia I (1914–1918), berupa konflik global antara Blok Sekutu melawan Blok Sentral, dan Perang Dunia II (1939–1945), berupa konflik paling mematikan dalam sejarah manusia yang melibatkan Blok Sekutu dan Blok Poros.
Era Perang Dingin (1947–1991). Karakteristiknya persaingan ideologi, politik, dan ekonomi antara dua adidaya (Amerika Serikat dan Uni Soviet) tanpa konfrontasi militer langsung, melainkan melalui perlombaan senjata nuklir dan perang proks. Contoh konflik Perang Korea dan Perang Vietnam.
Era Modern/Selepas Perang Dingin (1991–Sekarang). Karakteristik perang era modern sejauh ini, berupa perang asimetris, konflik etnis regional, perang siber, dan kampanye melawan terorisme global. (*)
Dilarang keras mengambil konten (teks/tulisan, visual foto, gambar, ilustrasi, audio dan video) di website ini tanpa izin tertulis dari UNGKIT.COM. Siapa saja diperbolehkan menyalin link atau membagikan (share) konten UNGKIT.COM.
