Ini Dia Fenomena Alam Paling Unik dan Menakjubkan di Dunia
Smallest Font
Largest Font
UNGKIT.COM - Alam terkadang membuat takjub dengan keindahannya. Di dunia ini, ada fenomena alam paling unik dan menakjubkan yang terjadi secara alami.
Sebut saja seperti misalnya Salar de Uyuni di Bolivia, Moonbow di Air Terjun Victoria, Zimbabwe, Goa Es Mendenhall di negara bagian Alaska, AS, dan kolam yang bersinar di Taman Nasional Chapada Diamantina Brasil.
Kemudian, fenomena optik bercahaya di banyak negara yang bersuhu dingin, seperti Rusia, Kanada, Finlandia, dan di Filipina yang notabene negara tropis, Richtat Structure atau Mata Sahara di Mauritania, serta banyak lagi lainnya.
Di antara sekian banyak fenomena alam yang menakjubkan itu, ada juga Petir Abadi Katatumbo di Venezuela, Aurora Borealis di kutub utara dan Aurora Australis di kutub selatan serta Sea of Stars di Pulau Vaadhoo, Maladewa.
Petir Abadi Katatumbo terjadi di atas muara Sungai Catatumbo yang bermuara ke Danau Maracaibo, Venezuela, Amerika Selatan.
Muara sungai ini mengalami sambaran petir terus-menerus hingga 160 malam dalam setahun. Pertemuan arus udara dan medan listrik yang kuat menciptakan ribuan kilatan cahaya di tempat yang sama.
Frekuensi sambaran petir itu dapat mencapai ribuan sambaran per jam atau ratusan ribu hingga jutaan sambaran per tahun, menjadikannya konsentrasi petir tertinggi di dunia.
Dulunya, kilatan cahaya petir tersebut digunakan oleh para pelaut dan nelayan sebagai panduan arah di malam hari sehingga dijuluki "Mercusuar Maracaibo".
Petir abadi Catatumbo pemecah rekor dan masuk dalam Guinness World Records sebagai wilayah dengan konsentrasi sambaran petir terbanyak di dunia.
Berbeda dengan Aurora Borealis di kutub utara dan Aurora Australis di kutub selatan, Aurora (Cahaya Kutub) ini menampilkan pendaran warna hijau, merah, atau ungu di langit. Fenomena ini terjadi saat partikel bermuatan dari angin matahari menabrak atmosfer bumi.
Keduanya merupakan pemandangan indah yang menarik, seperti berada di galaksi lain dengan sinar berwarna-warni yang melukis langit.
Angin surya mengalir sepanjang garis gaya magnet yang dihasilkan oleh inti bumi, memantulkan atom oksigen dan nitrogen saat mencapai atmosfer atasnya.
Warna yang tercipta, seperti hijau, merah, biru, atau ungu, bergantung pada atom mana yang dilalui angin dan ketinggian tempat mereka bertemu.
Gaya magnet dan listrik bereaksi satu sama lain dalam kombinasi yang bergeser, membuatnya terlihat seperti tirai panjang berwarna yang menari-nari di langit.
Nah, kalau Aurora Borealis di kutub utara dan Aurora Australis di kutub selatan yang terlihat di langit, fenemena Sea of Stars di Pulau Vaadhoo, Maladewa, justru pemandangan spektakuler di laut.
Di malam hari, lautan di Pulau Vaadhoo akan menampakkan cahaya terang bioluminescent dari dalam laut. Seperti bintang yang bersinar dari dalam laut.
Hal ini terjadi karena banyaknya fitoplankton penghasil cahaya yang berkerumun dalam satu area, sehingga menimbulkan efek cahaya berkilauan.
Biasanya, fenomena laut bersinar tersebut dapat terlihat pada bulan Juli sampai Februari, atau di bulan-bulan tertentu, tergantung kehadiran fitoplankton di laut. (*)
*) Sumber Ilustrasi/Foto: Google Gemini/UNGKIT.COM
Dilarang keras mengambil konten (teks/tulisan, visual foto, gambar, ilustrasi, audio dan video) di website ini tanpa izin tertulis dari UNGKIT.COM. Siapa saja diperbolehkan menyalin link atau membagikan (share) konten UNGKIT.COM.


