BREAKING NEWS

Mengenal Opium: Karakteristik, Kandungan, Kegunaan dan Dampaknya

Ilustrasi/Foto: Google Gemini/UNGKIT.COM


UNGKIT.COM - Opium, tanaman berbunga yang getahnya menjadi bahan baku narkotika jenis opiat, sekaligus tanaman hias. Nama ilmiah opium, yakni Papaver somniferum. Kata somniferum berasal dari bahasa Latin yang berarti "pembawa tidur" karena efek sedatifnya.

Bentuk fisik opium tumbuh setinggi 1 hingga 1,5 meter, dengan daun berwarna hijau kebiruan, dan bunga berukuran besar yang cantik berwarna putih, ungu, merah, atau merah muda.

Buah opium menghasilkan kapsul biji seukuran bola pingpong yang jika disayat akan mengeluarkan getah putih, lalu mengering menjadi getah cokelat tua hingga hitam.

Opium (Papaver somniferum) mengandung alkaloid seperti morfin, kodein, tebain, dan papaverin. Manfaat medisnya, menjadi sumber utama obat pereda nyeri (analgesik) yang kuat serta bahan baku obat penawar overdosis.

Tak hanya sebagai obat, manfaat lain biji dari tanaman ini ternyata dimanfaatkan pula dalam berbagai tradisi kuliner dan minyak pangan.

Selain ada manfaatnya, penggunaan opium memiliki dampak dan resiko. Getah opium dan zat turunannya, seperti heroin atau morfin, sangat adiktif dan memiliki risiko ketergantungan yang tinggi.

Efek sampingnya dapat menyebabkan euforia sesaat, relaksasi, penurunan laju pernapasan, hingga risiko overdosis fatal jika disalahgunakan. (*)

Dilarang keras mengambil konten (teks/tulisan, visual foto, gambar, ilustrasi, audio dan video) di website ini tanpa izin tertulis dari UNGKIT.COM. Siapa saja diperbolehkan menyalin link atau membagikan (share) konten UNGKIT.COM.
Post a Comment