Serangan Teror Bom Mobil di Pakistan Tewaskan 21 Orang
Smallest Font
Largest Font
![]() |
| Ilustrasi/Foto: Google Gemini/UNGKIT.COM |
KOHAT, UNGKIT.COM — Sekelompok pelaku teror, termasuk pelaku bom bunuh diri, menyasar sebuah kantor polisi di Kota Kohat, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, menewaskan 21 orang.
Dalam serangan teror itu, sebanyak 15 korban tewas merupakan anggota polisi, berdasarkan laporan surat kabar Dawn yang mengutip pejabat kepolisian dan petugas medis setempat, Jumat waktu setempat.
Selain korban meninggal dunia, lebih dari 80 orang dilaporkan mengalami luka-luka. Tiga di antaranya berada dalam kondisi kritis, dilansir Sabtu (19/9/2026).
Sebelumnya, stasiun televisi Geo News melaporkan sedikitnya 16 orang tewas dan lebih dari 50 orang terluka dalam serangan tersebut.
Serangan terjadi ketika sebuah kendaraan yang membawa bahan peledak menabrak gerbang kompleks kantor polisi. Kendaraan tersebut kemudian meledak dan memicu kerusakan di sekitar lokasi.
Setelah ledakan, tujuh militan bersenjata memasuki gedung kantor polisi. Pasukan keamanan kemudian melakukan tindakan terhadap para pelaku.
Enam dari tujuh militan tersebut dilumpuhkan oleh pasukan keamanan. Mereka termasuk seorang pelaku bom bunuh diri dan seorang penembak jitu.
Ledakan tersebut juga berdampak pada masjid yang berada di sebelah kompleks kepolisian. Kerusakan parah terjadi pada bangunan masjid hingga salah satu dindingnya runtuh.
Presiden Pakistan, Asif Ali Zardari, dan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, mengutuk serangan ini. Keduanya menginstruksikan pihak berwenang memberikan bantuan medis kepada para korban.
Selain penanganan korban, pihak berwenang juga diminta menyampaikan laporan mengenai sifat serta penyebab ledakan yang terjadi di kompleks kantor polisi tersebut.
Pernyataan dari pihak rumah sakit menyebutkan sebagian besar korban tewas merupakan personel kepolisian. Namun, tim penyelamat di lokasi melaporkan bahwa mayoritas korban tewas maupun luka-luka adalah warga sipil yang sedang menjalankan ibadah salat di masjid saat ledakan terjadi. (*)
Dilarang keras mengambil konten (teks/tulisan, visual foto, gambar, ilustrasi, audio dan video) di website ini tanpa izin tertulis dari UNGKIT.COM. Siapa saja diperbolehkan menyalin link atau membagikan (share) konten UNGKIT.COM.
