Apa Itu Angin Pasat? Berbedaannya dengan Angin Muson
Smallest Font
Largest Font
![]() |
| Ilustrasi/Foto: Google Gemini/UNGKIT.COM |
UNGKIT.COM - Angin pasat (trade winds) adalah angin tetap yang berhembus secara terus-menerus sepanjang tahun dari daerah bertekanan maksimum subtropis, atau sekitar 30° LU/LS menuju ke daerah bertekanan minimum di ekuator (khatulistiwa).
Angin pasat meliputi dua jenis, yakni angin pasat timur laut yang bertiup di belahan Bumi utara, bergerak dari arah timur laut menuju ekuator, dan angin pasat tenggara yang bertiup di belahan Bumi selatan, bergerak dari arah tenggara menuju ekuator.
Proses terbentuknya angin pasat karena adanya perbedaan tekanan udara yang mengalir dari daerah dengan tekanan tinggi di wilayah subtropis ke daerah bertekanan rendah di sekitar khatulistiwa.
Rotasi Bumi menyebabkan arah angin berbelok —berbelok ke kanan di belahan Bumi utara dan berbelok ke kiri di belahan Bumi selatan. Titik pertemuan kedua angin pasat di sekitar khatulistiwa membuat udara panas naik secara vertikal.
Angin pasat membantu kapal-kapal layar melintasi samudera dari arah timur ke barat, dan menciptakan wilayah perairan yang relatif tenang. Angin ini juga berperan dalam mengalirkan udara kering di wilayah subtropis yang membentuk gurun-gurun besar, seperti halnya Sahara.
Perbedaan Angin Pasat dan Angin Muson
Perbedaan antara angin pasat (trade winds) dan angin muson (monsoon winds) terletak pada waktu tiupan, penyebab, serta wilayah yang dipengaruhinya.
Dari sifat waktu, angin pasat bertiup sepanjang tahun secara terus-menerus, sedangkan angin muson berganti arah secara periodik setidaknya setiap 6 bulan sekali.
Angin pasat mengalir dari daerah bertekanan tinggi di wilayah subtropis lintang 20°–30° menuju daerah bertekanan rendah di khatulistiwa (ekuator), sementara angin muson mengalir bergantian antara Benua Asia dan Benua Australia akibat perbedaan tekanan udara dua benua tersebut.
Dampak utama angin pasat menjaga sirkulasi udara global di daerah tropis dan membentuk daerah pertemuan angin (DKAT), sedangkan angin muson menentukan pergantian musim penghujan dan musim kemarau di wilayah Indonesia. (*)
Dilarang keras mengambil konten (teks/tulisan, visual foto, gambar, ilustrasi, audio dan video) di website ini tanpa izin tertulis dari UNGKIT.COM. Siapa saja diperbolehkan menyalin link atau membagikan (share) konten UNGKIT.COM.
