BREAKING NEWS

Telepon Menhut, Gubernur Herman Deru Minta Pilot Project Dry Ice di Sumsel Dilanjutkan



PALEMBANG, UNGKIT.COM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, melihat adanya dampak positif dari uji coba pilot project teknologi dry ice atau es kering yang perdana diterapkan di Sumsel sebagai upaya membantu mengurai kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hal tersebut disampaikan Herman Deru setelah menelepon langsung Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, dari Griya Agung, Palembang, Jumat (16/10/2026), untuk mengabarkan perkembangan awal penerapan teknologi tersebut.

"Dry ice itu ada lumayan hasil, agak cerah," kata Herman Deru, mengutip unggahan Instagram Biro Humas dan Protokol Pemprov Sumsel.

Dalam percakapan itu, Herman Deru meminta agar pembiayaan proyek percontohan dry ice yang tengah diuji coba di Sumsel tidak dihentikan. Menurutnya, kondisi udara mulai menunjukkan perubahan setelah teknologi tersebut diterapkan.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Sumsel bersama pemerintah pusat menyiapkan sekitar 1,5 ton karbon dioksida padat (dry ice) untuk ditebar di wilayah Palembang dan sekitarnya.

Penebaran dry ice dilakukan melalui udara untuk membantu mengurai dan mengangkat asap yang terperangkap di lapisan bawah atmosfer agar konsentrasi di permukaan kota berkurang.

Selain uji coba dry ice, Pemprov Sumsel juga menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyebar puluhan ribu kilogram natrium klorida (NaCl) serta terus melakukan pemadaman langsung di titik-titik kebakaran lahan gambut, seperti di OKI dan Muba. (*)

Siapa saja diperbolehkan menyalin link atau membagikan (share) konten UNGKIT.COM.
Post a Comment