Ini Dia Isi Prasasti Palas Pasemah, Peninggalan Sriwijaya di Lampung
Smallest Font
Largest Font
![]() |
| REPLIKA PRASASTI – Replika Prasasti Palas Pasemah di Museum Lampung. (Foto: UNGKIT.COM/Akhmad Sadad) |
UNGKIT.COM - Prasasti Palas Pasemah berisi peringatan penaklukan daerah Lampung oleh Kedatuan atau Kerajaan Sriwijaya, yang ditemukan di Palas Pasemah, di tepi Way (Sungai) Pisang, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.
Prasasti pada batu andesit yang ditemukan oleh warga desa pada tanggal 5 April 1956 ini ditulis dengan aksara Pallawa, dan bahasa Melayu Kuno sebanyak 13 baris.
Prasasti yang diperkirakan berasal dari akhir abad ke-7 Masehi itu isinya mengenai kutukan bagi orang-orang yang tidak tunduk kepada Sriwijaya.
Isi prasasti mirip dengan prasasti kutukan Sriwijaya lain, seperti Prasasti Karang Berahi (Jambi), Prasasti Kota Kapur (Bangka), Prasasti Bungkuk (Lampung Timur) dan prasasti lainnya.
Berikut Isi Prasasti Palas Pasemah:
Salam, hormat kepada semua dewa, yang maha kuat, yang melindungi Sriwijaya. Hormat juga kepada Tadrum Luah, dan semua dewa yang mengawasi sumpah kutukan ini.
Jika ada orang, atau rakyat di bawah kekuasaanku, yang tunduk pada kerajaan, memberontak, berkomplot dengan pemberontak, bicara dengan pemberontak, tahu pemberontak, tidak tunduk takzim dan setia padaku, dan pada mereka yang telah dinobatkan sebagai datu. Orang-orang tersebut akan terbunuh oleh sumpah kutukan ini. Kepada penguasa Sriwijaya, diperintahkan untuk menghancurkannya. Mereka akan di hukum bersama seluruh anggota marga dan keluarganya.
Orang yang berniat buruk, yang membuat orang menghilang, membuat orang sakit, membuat orang gila, mengucapkan jampi-jampi, meracuni orang dengan upas, dan tuba, dengan racun yang terbuat dari akar-akaran, dan tanaman merambat, menjalankan ilmu pengasih (supaya orang jatuh cinta), biarlah mereka dijatuhkan dari keberuntungan dan di benci masyarakat, karena berlaku buruk.
Tetapi, mereka yang patuh, dan setia kepadaku, dan mereka kunobatkan sebagak datuk akan memperoleh segala keberuntungan dalam usahanya, termasuk marga, dan keluarga mereka. Sukses itu memberi sejahtera, sehat, aman yang berlimpah kepada negara. (*)
Dilarang keras mengambil konten (teks/tulisan, visual foto, gambar, ilustrasi, audio dan video) di website ini tanpa izin tertulis dari UNGKIT.COM. Siapa saja diperbolehkan menyalin link atau membagikan (share) konten UNGKIT.COM.
