Penduduk Asli Amerika, Pemukim Pertama di Benua Merah
Smallest Font
Largest Font
![]() |
| Ilustrasi/Foto: Google Gemini/UNGKIT.COM |
UNGKIT.COM - Penduduk asli Amerika, disebut juga First Americans, American Indians, atau Amerindian merupakan pemukim pertama yang mendiami Benua Amerika, jauh sebelum kedatangan bangsa Eropa.
Mereka ini diperkirakan bermigrasi dari Asia melalui jembatan darat Selat Bering sekitar 15.000 hingga 20.000 tahun lalu.
Selat Bering, dulu disebut tanah genting, yang kini pemisah titik paling timur Benua Asia dan titik paling barat Benua Amerika.
Kedatangan mereka di "Benua Merah", sebutan lain Benua Amerika, pada awalnya karena mengikuti hewan buruan, mengembara, dan lambat laun menetap serta berkembang menjadi berbagai suku.
Di benua ini, berabad-abad mereka membangun masyarakat teratur. Pada abad ke-16 Masehi, orang Eropa tiba di Amerika Utara untuk pertama kali.
Karena mengira tiba di India (Asia), mereka secara keliru menyebut penduduk asli itu "orang India". Karena itu, penduduk asli Benua Amerika tersebut dikenal dengan nama "Indian" sebagai bahasa Inggris dari kata "orang India".
Karena para pendatang dari Eropa tersebut menginginkan tanah, penduduk suku Indian tersebut merasa terancam. Mereka pun bertempur melawan para pendatang Eropa tersebut.
Pada abad ke-19 Masehi, penduduk suku Indian melawan pemerintah Amerika Serikat (AS) yang berusaha menggusur mereka.
Tapi, akhirnya mereka kalah dan dipindahkan ke reservat, daerah khusus untuk mereka tinggali. Sampai kini masih banyak orang suku Indian yang tinggal dan hidup di sana.
Hingga saat ini, terdapat 574 suku asli yang diakui federal, termasuk Navajo, Cherokee, Choctaw, Sioux, Ojibwe, dan Apache, yang tinggal di reservasi maupun berbagai negara bagian. (*)
Dilarang keras mengambil konten (teks/tulisan, visual foto, gambar, ilustrasi, audio dan video) di website ini tanpa izin tertulis dari UNGKIT.COM. Siapa saja diperbolehkan menyalin link atau membagikan (share) konten UNGKIT.COM.
